Text
75 Tahun Balewiyata - Berteologi di Tengah Masyarakat Majemuk
KATA PENGANTARrnBerbicara tentang sejarah berarti berbicara tentang waktu dan peristiwa. Waktu selalu berjalan beriringan dengan dinamika hidup manusia. Setiap waktu yang dilewati oleh manusia tentu menggoreskan suatu kenangan peristiwa, dan goresan itu tidak mungkin hilang melainkan akan dilanjutkan oleh rentetan goresan peristiwa-peristiwa berikutnya. Sejarah dengan demikian bukan hanya soal urutan waktu (kronologi), melainkan suatu proses yang terus membentuk manusia melalui liku-liku hidup dan kehidupannya baik pribadi maupun dalam hubungannya dengan orang lain. Balewiyata sebagai lembaga pendidikan teologia, saya kira, tidak lepas dari hukum" itu. Setelah berjalan (berproses) selama 75 tahun adalah sangat baik apabila mau sejenak berhenti ( berhentipun sebenarnya adalah perjalanan sejarah), bukan untuk diam dan tidak berbuat apa-apa, melainkan justru untuk bersyukur, bercermin sekaligus berbenah diri supaya perjalanan ke depan akan lebih pas dalam memenuhi panggilannya. Untuk maksud inilah peringatan 75 tahun Balewiyata diadakan. Buku yang tersaji ini hanyalah salah satu dari beberapa kegiatan dalam rangka HUT ke-75 Balewiyata."
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain