Text
Tafsiran Rum
Uraian Surat Kiriman kepada orang Rum ini tidak memerlukan kata pendahuluan jang pandjang. Pengarang mentjoba menerangkan se-sederhana²nja surat kiriman ini, jang dapat dikatakan jang paling sukar dari segala kitab Perdjandjian Baru. Teristimewa ia mengingat kepada pendeta² dan pengindjil2, tetapi mengharap djuga, bahwa anggota² djemaat, jang agak mendalam pengetahuannja, akan mendapat pengadjaran dan dorongan daripadanja. Banjaknja ku tipan dari Alkitab dimaksudkan, supaja orang semakin banjak mengetahui isi Alkitab. rnrnPenulis akan sangat menghargai, djika ia menerima peringatan² dan teguran². Karena semuanja itu hanja. dapat memperbaiki pekerdjaan kita bersama. Penulis tidak dapat melupakan masa ia tinggal di Sulawesi di-tengah² Geredja orang Sa'dan Toradja. Disitulah ia melihat hidup kegeredjaan jang segar seperti pada masa rasul2. Akan tetapi ia melihat djuga kekurangan² jang sudah ada pada rasul² tersebut. Semoga kitab jang ketjil ini dapat mendjadi suatu ra muan bagi bangunan besar, jang oleh rasul disebut ,,akan melengkapkan orang2 sutji (Ep 4:12). Untuk menterdjemahkan kitab ini kedalam bahasa In donesia adalah suatu pekerdjaan jang sukar. Disini kami menjampaikan utjapan terimakasih kami kepada Sdr. K. Siagian jang melakukan terdjemahan itu.rn"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain