Text
Pembagian Kerja Secara Seksual
Salah satu lembaga kemasyarakatan yang tertua dan terkuat adalah pembagian kerja secara seksual. Bahkan sampai sekarang lembaga ini masih bertahan dengan kokohnya karena pada umumnya masyarakat beranggapan bahwa pembagian kerja semacam itu tidak perlu dipermasalahkan lagi karena bersifat alamiah dan luhur.nNamun terhadap anggapan umum itu, pengarang, seorang cendekiawan terkemuka dari Indonesia dan kritikus kebudaya an, mempertanyakan kembali adil tidaknya lembaga kemasya rakatan itu bagi golongan wanita. Tinjauan kritis atas lembaga ini bertolak dari sejarah kebudayaan, sosiologi, psikologi dan. filsafat. Penerapan dari pendekatan multi-disipliner ini bertuju ar intuk mendapat gambaran yang utuh tentang berbagai aspek yang berhubungan dengan lembaga tersebut. Dengan demikian nampak jelas bagi pembaca di mana letaknya ketidakadilan dalam lembaga kemasyarakatan itu.nBuku ini mengandung banyak hal yang bermanfaat bagi para mahasiswa dari jurusan psikologi, ilmu-ilmu sosial dan filsafat. Juga bagi pembaca yang sekarang terlibat dalam usaha menggalakkan proses emansipasi wanita di tengah struktur sosial-budaya yang membelenggu mereka.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain