Text
Makna Ungkapan Ungkapan Asing dalam Alkitab
Pendahuluan rnrnSalah satu sifat Alkitab adalah bahwa Alkitab adalah terang. Sifat ini memang sesuatu yang pasti ada pada dirinya. Alkitab adalah penyataan Allah kepada manusia. Kalau penyataan itu tidak terang, sehingga tidak dapat dimengerti, maka tujuan dari penyataan itu tidak tercapai dan sia-sialah penyataan itu. Hal ini memang demikian. Tujuan Alkitab sebagai alai Allah untuk memberitakan berita kesukaan adalah terang. Bahwa Allah mengasihi dunia sehingga la mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal untuk membebaskan manusia dari hukuman dosa dan menjadikan orang benar-benar merdeka. Hal ini terang dalam isi Alkitab. Dan pokoknya Alkitab adalah terang. Tetapi kalau kita membaca Alkitab, seringkali kita menjumpai ayat-ayat yang sukar dimengerti, malahan kadang-kadang mengherankan kita. Misalnya adalah Lukas 9:59. Kalau kita pikirkan lebih lanjut, kemungkinan itu disebabkan oleh hal-hal yang sangat wajar. Kita akan mengerti bahwa kemungkinan itu disebabkan oleh sifat-sifat penulis Alkitab. Para penulis Alkitab itu adalah manusia biasa. Dan manusia adalah serba terbatas. Terbatas dalam waktu: penulisan Al-kitab dilakukan pada abad-abad yang telah lampau. Terbatas pada tempat: para penulis jauh dari pembacanya. Terbatas dalam keadaan hidup, kebiasaan, adat-istiadat dan lain sebagainya. Tujuan penulisan ini ialah untuk menerangkan hal-hal yang sukar dimengerti tanpa bantuan.
| 438.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain