Kolportase GKJW Waru

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Kepercayaan Kebatinan Kerohanian Kejiwaan dan Agama

Text

Kepercayaan Kebatinan Kerohanian Kejiwaan dan Agama

Rahmat Subagya - Nama Orang;

1. MASALAH KEBATINANrnrn1.1. Pembaharuan pancamuka yang berjalan di Indonesia pada tahun-tahun terakhir ini membawa serta juga kesadaran baru dalam hidup agama. Ternyatalah bahwa pembaharuan dalam bidang jasmani telah menciptakan juga kebutuhan-kebutuhan baru rohani. Pembaharuan menuntut pergeseran dan penggantian nilai-nilai tradisi onil. Setiap lembaga, entah yang bersifat kebudayaan atau keagama an, ditantang untuk menawarkan nilai-nilai baru. Hanya melalui nilai-nilai baru lembaga-lembaga tadi memungkinkan manusia untuk menyesuaikan diri kepada tuntutan zaman dan menghadapi masa depan dengan percaya. Jelaslah kiranya bahwa nilai-nilai asasi yang tercakup dalam hidup agama tidak terluput dari tantangan zaman ini.rnrn1.2. Sedemikian halnya, kita menyaksikan dewasa ini lahirnya se jumlah agama baru, pun pula aliran-aliran baru dalam agama agama lama. Mereka itu telah timbul dalam jumlah besar, serentak dan agak mendadak. Peristiwa agama baru' yang kini lazimnya disebut 'Kebatinan' telah tersiar luas diseluruh Indonesia, diantara segala lapisan masyarakat. Biarlah ditentang, namun berkembang juga. Pada tahun 1951 Kementerian Agama R.I. menyusun Daftar aliran-aliran, keyakinan dan kepercayaan diluar agama Islam, Kristen Protestant dan Katolik'. Jumlahnya sebanyak 73. Kongres Kebatin an pada tahun 1959 dihadiri oleh wakil-wakil dari 142 organisasi kebatinan. Jumlah itu naik sampai tidak kurang dari 300 pada tahun 1965. Sesudah banyak organisasi sudah dibubarkan atau dibekukan, sebuah survey dibawah pimpinan Drs. Mahmud Usman, pada tahun 1970, mendaftarkan, hanya dalam kota-kota besar di Jawa, 151 aliran. Angka itu naik menurut berita Antara 11 April 1972, sampai 217 aliran dengan tingkat pusat dan 427 bertingkat cabang, bersama 644. Diantaranya terdapat di Jawa Tengah, 105 di Jawa Timur, 96 di Sumatra, 69 di Jawa Barat, 39 di Daerah Istimewa Yogyakarta, 20 di Sulawesi dan seterusnya. Memang suatu jumlah yang mengesankan! Maklumlah bahwa tidak semua aliran tercatat pada pendaftaran resmi. Alhasil: sebuah gerakan yang tidak dapat diabaikan dengan begitu saja."


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
2-258
Penerbit
: Kanisius., 1980
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Kolportase GKJW Waru
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Kolportase GKJW Waru

Silahkan menghubungi Sekretariat GKJW Waru  untuk keterangan lebih lanjut

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik