Text
Manusia Sebuah Misteri - Sintesa Filosofis Tentang Makhluk Paradoksal
Salah satu ciri khas pemikiran modern nampak pada pengetahuan yang antroposentris: arus pemikiran yang berputar sekitar dan di dalam manusia. Berbeda dengan cara berpikir tradisional. yang lebih terarah pada alam semesta atau alam gaib.rnrnBuku ini, karya seorang ahli filsafat yang berpengalaman di bidang pengajaran dan riset, merekam perkembangan filsafat dewasa ini, yang memilih manusia sebagai titik tolak dan tujuan pengamatannya. Hanya posisi yang diambil oleh pengarang agak berlainan dengan posisi ilmu pengetahuan. Sebutlah suatu posisi metafisika, yang hendak menjangkau dasar-dasar kenyataan, yang melekat pada manusia.rnrnTujuh tema pokok filsafat manusia dibicarakan dalam buku ini: kegiatan berbicara, manusia sebagai makhluk hidup, manusia dengan afektivitasnya, manusia dengan pengetahuannya, manusia yang mengerti, kehendak bebas, dan jiwa manusia. Sesudah menelusuri dasar-dasar kenyataan manusiawi itu, dengan pendekatan historis aktual, pengarang berhasil merangkaikan pelbagai aspek kenyataan yang saling bertentangan dalam diri manusia. Manusia hanya bisa dipahami sebagai makhluk paradoksal, penuh ketegangan abadi dalam dirinya. Gambaran manusia sebagai sebuah misteri, sebuah masalah yang tak pernah selesai dimengerti, berhasil diangkat oleh pengarang dalam buku ini.rnrnTentu saja buku semacam ini menambah kekayaan kepustakaan filsafat dalam bahasa Indonesia. Mahasiswa jurusan filsafat, teologi, sosial-budaya, hukum, psikologi, serta para cendekiawan yang memperjuangkan nilai kemanusiaan pasti dibantu oleh buku ini dalam usaha memahami pelbagai aspek kehidupan manusia yang tidak harmonis.rn
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain