Text
1500 Ceritera Bermakna Jilid 1
KATA PENGANTARrnrnJuku ini disusun untuk dibaca sedikit demi sedikit, bukan untuk dibaca seluruhnya sekaligus. Buku ini lebih merupakan buku acuan.rnrnAnda bisa mulai membacanya dari mana saja dan dengan cara apa saja - bahkan bisa mulai dari belakang. Dalam setiap halaman Anda pasti mendapat kan cerita yang bisa memberi Anda pemikiran kedua untuk tema-tema terten tu, dan yang bisa membuat pidato, ceramah atau kotbah Anda menarik.rnrnBila Anda mau agar orang mengingat kotbah, pidato atau ceramah Anda. berilah mereka suatu cerita. Para nabi dalam Kitab Perjanjian Lama pun me nyampaikan pesannya dalam bentuk cerita. Contoh klasik dari itu bisa ditemukan dalam Kitab 2 Samuel 12, 1-15. Di sini Nabi Nathan dikirim oleh Allah untuk menyadarkan Raja Daud karena telah berzinah dengan Bathsheba dan mele nyapkan suaminya. Nathan menyampaikan pesannya dengan cerita perumpa maan tentang pemilik ternak yang kaya, yang membunuh domba satu-satunya dari seorang petani miskin. Cerita ini membuat Daud bertobat.rnrnDewasa ini ada gejala ke arah Teologi Narasi. Hal ini mengingatkan kita bahwa doktrin-doktrin yang paling kita ingat dalam Perjanjian Baru berasal dari perumpamaan-perumpamaan dari Kristus. Pesan tentang gembala yang baik, orang Samaria yang baik hati, anak yang hilang, pokok anggur dan ranting rantingnya adalah beberapa contoh. Kristus tidak berteologi. Para teologl?h yang melakukannya di kemudian hari.rnrnJika kita kembali ke dasar metode pengajaran Kristus, kita mungkin melihat bahwa ajaran-ajaran-Nya melekat lama sekali dalam ingatan pendengar-Nya. Itulah maksud kumpulan cerita ini untuk membantu Anda berteologi secara mengesankan.rnrnSilakan membacanya dari mana saja - dan Anda akan terkejut melihat betapa banyaknya cerita yang akan tersimpan dalam ingatan Anda - selalu dengan hasil yang baik.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain